Sandra anakku sayang, Ibumu adalah orang yang paling mencintaimu yang pernah kutahu Kamu adalah dunia ibumu, dan ibumu adalah duniamu Segalanya akan ia berikan kepadamu Waktu, energi, darah, air mata Peluh, nyanyi, amarah, tawa Sandra anakku sayang, Ibumu hanyalah seorang ibu biasa Ia tertawa saat bahagia Ia tetap tertawa saat pura-pura bahagia -- demi membahagiakanmu Ia tersenyum saat kamu tidak mau tidur Ia tetap tersenyum saat kamu tidak ingin makan Lalu ia memecah tangis dalam kesendirian pada titik terendahnya Sandra anakku sayang, Kamu harus maafkan ibumu jika suatu hari ia tak bermuka manis Menggigit bibir, menahan tangis Karena ibumu hanyalah ibu biasa Hatinya penuh cinta kepadamu, itulah mengapa Mengapa ia bersamamu siang dan malam terus-menerus Mengapa ia berpikir tentangmu tak putus-putus Mengapa kadang ia tak tidur karena hanya ingin memandangimu Mengapa kadang ia berpikir ia tak pantas menjadi ibumu Sandra anakku sayang, Kadang ibumu ingin lari saja dan tak kembali ...