Sandra Anakku Sayang


Sandra anakku sayang,
Ibumu adalah orang yang paling mencintaimu yang pernah kutahu
Kamu adalah dunia ibumu, dan ibumu adalah duniamu
Segalanya akan ia berikan kepadamu
Waktu, energi, darah, air mata
Peluh, nyanyi, amarah, tawa

Sandra anakku sayang,
Ibumu hanyalah seorang ibu biasa
Ia tertawa saat bahagia
Ia tetap tertawa saat pura-pura bahagia -- demi membahagiakanmu
Ia tersenyum saat kamu tidak mau tidur
Ia tetap tersenyum saat kamu tidak ingin makan
Lalu ia memecah tangis dalam kesendirian pada titik terendahnya

Sandra anakku sayang,
Kamu harus maafkan ibumu jika suatu hari ia tak bermuka manis
Menggigit bibir, menahan tangis
Karena ibumu hanyalah ibu biasa
Hatinya penuh cinta kepadamu, itulah mengapa
Mengapa ia bersamamu siang dan malam terus-menerus
Mengapa ia berpikir tentangmu tak putus-putus
Mengapa kadang ia tak tidur karena hanya ingin memandangimu
Mengapa kadang ia berpikir ia tak pantas menjadi ibumu

Sandra anakku sayang,
Kadang ibumu ingin lari saja dan tak kembali
Pergi sendiri tak perlu ditemani
Melangkah jauh keluar dari pintu
Namun mana sanggup hatinya meninggalkanmu dan tawa riangmu itu

Sandra anakku sayang,
Ingat saat kukatakan ibumu akan lakukan apa saja untukmu?
Ya, ia juga akan menghapus air matanya untukmu
Melupakan letihnya demi menjagamu
Mengacuhkan sakit punggungnya demi tetap bermain bersamamu
Membujuk dirinya sendiri untuk kembali waras demi dirimu
Dan bangkit dari segala kesedihan untuk kembali ke pelukanmu

Comments