Posts

Showing posts from January, 2017

Mandi

Terlalu banyak yang ia pikirkan ketika ia mandi Tangannya menyentuh keran namun pikirannya selalu ke mana-mana Tentang bagaimana di kantor ia akan menjalani hari ini Tentang warna bunga apa yang paling cocok untuk pertunangan temannya Tentang alat musik yang akan dibeli pacarnya untuk mengusir bosan dan sepi Atau tentang bagaimana cara meminta maaf kepadamu Sepi, mungkin kamu merasa sepi Ia hanya sementara, ia itu fana Kamu hanya setitik di antara jutaan titik cahaya Ia bagaikan nila dari sekian ratus warna Air mengisinya, pikiran mengusiknya syahdu Tentang berapa jauh ia berlari darimu Tentang berapa sering ia membentengi diri darimu Tentang bagaimana cara memasak yang baik untukmu Tentang keyakinannya dan perbedaanmu Dan tentang, tentu saja, bagaimana cara meminta maaf kepadamu Kemudian pikirannya terhenti Ia selesai mandi

Sekali Menulis Akan Terus Menulis

Menulislah, maka kamu akan terus menulis Interpretasi emosi, deskripsi tak berisi, bahkan kata-kata kosong penghibur hati Tuliskanlah, aku tidak peduli bagaimana jadinya nanti Apakah kumpulan aksara ini bisa menyentuh hatimu atau hanya mengerutkan dahimu Karena kamu tak pernah tahu apakah tentang awan berarak atau langit-langit retak yang akan tertulis nantinya Yang kamu tahu kamu hanya ingin menulis Betapa pun buruknya tulisanmu Betapa pun dangkalnya imajinasimu