Paradoks itu Benar Ada

Mungkin sudah saatnya kamu menoleh ke belakang dan mereka-reka. Betapa besarnya jasa pengajar SD dan betapa sabarnya guru-guru SMP. Pada saat SD mungkin kamu hanya melihat kata-kata "hiperbol", "eufemisme", "paradoks", "totem pro parte" tertulis di buku Bahasa Indonesia yang tanpa kamu ketahui akan kerap memusingkanmu di SMP. Ah, aku lupa, tentu saja kamu tidak akan pusing, kamu terlalu cerdas.

Problem sesungguhnya justru baru dimulai selepas kamu meninggalkan bangku hangat SMP. Sekolah lanjutan terlalu dingin, kamu menemukan hiperbol dimana-mana, ironi di setiap perbincangan yang kamu sendiri lakoni, metafora tak terhingga, membuat hidupmu bagaikan alegori tak berujung yang penyair ciptakan.

Mungkin kamu selalu beranggapan bahwa Pandawa adalah pars pro toto dari segala kebajikan di muka bumi. Sebagai akibatnya, Kurawa harus menyandang predikat kontradiksinya. Ya, semudah itulah manusia menarik silogisme tanpa premis yang memadai. Hanya sekedar entimen menghakimi tanpa dasar yang berarti.

Kini aku ingin berbicara tentang paradoks. Betapa hidup ini bagaikan paradoks di mana kamu harus berpura-pura menyukainya. Betapa paradoks ini terlalu erat melingkarkan lengannya, merengkuh dan menghanyutkanmu ke dalam hidup yang "seharusnya". Meyakinkanmu bahwa monoton adalah setiap jawaban dari segala permasalahan. Membuatmu percaya bahwa rutinitas adalah kewajiban yang sesungguhnya. Namun cobalah kamu ingat-ingat, bukankah paradoks juga berkata sepi di tengah ramai? Bukankah miskin di tengah kaya juga paradoks? Bukankah kesenangan duniawi tanpa kebajikan hati dan kepuasan batin adalah kosong, dan menjadi paradoks terbesarmu saat ini?

Mungkin kesalahan terbesarmu adalah ketidaktahuanmu akan  apa yang ada di balik tawamu, di balik bibirmu yang tersenyum, dan di balik "kenormalan" yang kamu jalani setiap hari.

"Open your mind, take a look within
Are you happy in the world that you're living in?"
The Script (No Sound without Silence, 2014) -It's Not Right for You

Paradoks itu benar ada, sayang.

Comments