The Strongest
T O D A Y
Gw ga tau mau nulis apaaaaaaaaaaaa!!!!!!!!!!
Rasanya pengen marah, pengen nangis, pengen ketawa, pengen mengekspresikan semua emosi yang ada. Ga tau kenapa...ga tau...ga tau...ga tauuuuuuuu...
Miyooooooooo bejooooooo dondiiiiiiiiiii kaciiiiiiiiiiiiiis jackooooooooll lepeeeeeeeh ngaliiiiiiiiiiiiiiik saveeeeeeeeez fadiiiiiiiiiiiii inget kan kita ke bandung buat ITB, hahaha, segelintir dari sekian ribu anak SMA yang masih berjuang untuk mencapai mimpi mereka. Kini di antara mereka sudah ada yang memetik hasilnya, ada pula yang masih menunggu waktu yang telah ditentukan oleh Sang Pencipta untuk tersenyum bahagia. Untuk menangis haru. Untuk bersujud syukur. Namun witu bukan sekarang. Tetapi suatu saat nanti...
Gw selalu percaya dengan keyakinan dan mimpi gw. Segala yang gue idam-idamkan pasti akan terwujud pada akhirnya, begitulah isi otak gw selama ini. Yang gw lalui ini hanya jalannya saja. Ada jalan yang mulus tanpa rintangan untuk mencapai tujuan, tetapi kita akan lebih menikmati hasilnya jika jalan yang dilalui itu berkelok-kelok dan mungkin menanjak. Gw selalu percaya itu. Karena pada akhirnya kita bisa belajar dari apa yang terjadi pada diri kita. Hal ini layak dipikirkan, mengapa kita yang mengalami ini? Mengapa kita? Mengapa bukan dia? Mengapa bukan mereka saja? Mengapa kita?
Hmm, jawabannya sangat mudah menurut gw. Kita adalah orang terpilih! Ya, terpilih. Mengapa terpilih? Mengapa Tuhan memilih kita? Karena kita jauh lebih kuat daripada orang lain. Kita adalah orang-orang yang begitu kuat sehingga Tuhan memberikan kekalahan berkali-kali untuk dihadapi. Kita adalah orang yang mampu berdiri di saat jatuh, orang yang tumbuh sayap setiap kali mendapat kesulitan, bukan orang yang mencari tongkat penyangga. Jikalau Tuhan memberikan kekalahan kepada orang yang lemah, maka mereka tidak akan mampu tegar dan terus berjuang. Tuhan selalu tau apa yang dilakukan-Nya.
Yang paling penting adalah ini bukan kegagalan, selalu gw tekankan di atas bahwa ini hanyalah kekalahan, di mana suatu saat nanti kita pasti bisa menang. Kemenangan itu layak digapai, bukannya ditatap dari kejauhan. Kemenangan itu layak digenggam, bukannya dilepaskan dan dibiarkan terbuang percuma. Kemenangan itu layak diperjuangkan.
So, sub, semati rasa apapun kita sekarang ini, ini bukanlah akhir dari segalanya. Perjuangan ini hampir sampai pada puncaknya. Titik terakhir di mana kita memang digariskan untuk berdiri di atasnya. Tugas kita hanyalah menempuh jalan menuju titik itu dan menuntaskannya dengan senyum kemenangan. Ingatlah bahwa kita adalah orang-orang kuat yang terpilih untuk merasakan manisnya kemenangan itu pada waktunya.
Looooove y'all
Dinda
Gw ga tau mau nulis apaaaaaaaaaaaa!!!!!!!!!!
Rasanya pengen marah, pengen nangis, pengen ketawa, pengen mengekspresikan semua emosi yang ada. Ga tau kenapa...ga tau...ga tau...ga tauuuuuuuu...
Miyooooooooo bejooooooo dondiiiiiiiiiii kaciiiiiiiiiiiiiis jackooooooooll lepeeeeeeeh ngaliiiiiiiiiiiiiiik saveeeeeeeeez fadiiiiiiiiiiiii inget kan kita ke bandung buat ITB, hahaha, segelintir dari sekian ribu anak SMA yang masih berjuang untuk mencapai mimpi mereka. Kini di antara mereka sudah ada yang memetik hasilnya, ada pula yang masih menunggu waktu yang telah ditentukan oleh Sang Pencipta untuk tersenyum bahagia. Untuk menangis haru. Untuk bersujud syukur. Namun witu bukan sekarang. Tetapi suatu saat nanti...
Gw selalu percaya dengan keyakinan dan mimpi gw. Segala yang gue idam-idamkan pasti akan terwujud pada akhirnya, begitulah isi otak gw selama ini. Yang gw lalui ini hanya jalannya saja. Ada jalan yang mulus tanpa rintangan untuk mencapai tujuan, tetapi kita akan lebih menikmati hasilnya jika jalan yang dilalui itu berkelok-kelok dan mungkin menanjak. Gw selalu percaya itu. Karena pada akhirnya kita bisa belajar dari apa yang terjadi pada diri kita. Hal ini layak dipikirkan, mengapa kita yang mengalami ini? Mengapa kita? Mengapa bukan dia? Mengapa bukan mereka saja? Mengapa kita?
Hmm, jawabannya sangat mudah menurut gw. Kita adalah orang terpilih! Ya, terpilih. Mengapa terpilih? Mengapa Tuhan memilih kita? Karena kita jauh lebih kuat daripada orang lain. Kita adalah orang-orang yang begitu kuat sehingga Tuhan memberikan kekalahan berkali-kali untuk dihadapi. Kita adalah orang yang mampu berdiri di saat jatuh, orang yang tumbuh sayap setiap kali mendapat kesulitan, bukan orang yang mencari tongkat penyangga. Jikalau Tuhan memberikan kekalahan kepada orang yang lemah, maka mereka tidak akan mampu tegar dan terus berjuang. Tuhan selalu tau apa yang dilakukan-Nya.
Yang paling penting adalah ini bukan kegagalan, selalu gw tekankan di atas bahwa ini hanyalah kekalahan, di mana suatu saat nanti kita pasti bisa menang. Kemenangan itu layak digapai, bukannya ditatap dari kejauhan. Kemenangan itu layak digenggam, bukannya dilepaskan dan dibiarkan terbuang percuma. Kemenangan itu layak diperjuangkan.
So, sub, semati rasa apapun kita sekarang ini, ini bukanlah akhir dari segalanya. Perjuangan ini hampir sampai pada puncaknya. Titik terakhir di mana kita memang digariskan untuk berdiri di atasnya. Tugas kita hanyalah menempuh jalan menuju titik itu dan menuntaskannya dengan senyum kemenangan. Ingatlah bahwa kita adalah orang-orang kuat yang terpilih untuk merasakan manisnya kemenangan itu pada waktunya.
Looooove y'all
Dinda
Comments
Post a Comment
COMMENTS